Ops Yustisi ke Pasar Tradisional, Polres Serdang Bedagai Bagikan 250 Masker kepada Masyarakat

Ops Yustisi ke Pasar Tradisional, Polres Serdang Bedagai Bagikan 250 Masker kepada Masyarakat.
SHARE

Serdang Bedagai, Sumutkita.com – Untuk memastikan pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19, Polres Serdang Bedagai (Sergai) Bersama Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Serdang Bedagai melakukan Operasi Yustisi ke lokasi Pasar Tradisional, Selasa (2/3/2021).

Operasi Yustisi Pasar Tradisional Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Ops Yustisi  dipimpin Kanit Binkamsa  Binmas IPDA H. Sinaga,20 personel Polres Sergai,10 Personel Sat Pol PP, 6 Personel Dishub, 5 Personel Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang mengatakan, Kegiatan Ops Yustisi ke Pasar Tradisonal untuk memastikan pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19.

Baca juga:  100 Hari Kapolri, Peluncuran Berbagai Aplikasi Wujud Keseriusan Perbaikan Korps Bhayangkara

Pada kesempatan itu juga, polisi mengimbau kepada seluruh pengunjung dan pedangang agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

“Kita mengimbau masyarakat pengunjung dan pedagang agar mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan Sabun,” ucap AKBP Robin.

Selain itu, petugas juga membagikan masker secara gratis kepada para pengunjung dan pedagang di Pasar Tradisional.

Baca juga:  Salat Tarawih di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Al Ustad Berpesan Menjalani Puasa dengan Penuh Keimanan

“Kita juga bagikan sebanyak 250 masker kepada pengunjung dan pedagang pasar tradisional  yang tidak patuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Selain melakukan Pencegahan Covid19, Tim Ops Yustisi Polres Serdang Bedagai bersama Gugus Tugas juga mensosialisasikan Pemberlakukan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro kepada Masyarakat.

“Kita juga sosialisasi tentang Pemberlakukab Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Miko kepada pengunjung Pasar Tradisional,” terangnya.

(SK/Ad)

SHARE

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*